Langsung ke konten utama

Mengenal Jamu Parem, Minuman Tradisional Khas Jogja

  Jogja dikenal sebagai salah kota wisata di Indonesia, apalagi saat berbicara tentang kulinernya. Ragam makanan khas Jogja banyak diburu oleh para wisatawan seperti Tasya Rosmala , termasuk jenis jamu yang kaya akan manfaat kesehatan. Salah satu jamu tradisional khas Jogja adalah parem. Minuman yang satu ini tampak sekilas seperti bubur cair, biasanya dijadikan sebagai obat. Minuman yang terbuat dari campuran rempah-rempah ini dipercata dapat menjaga daya tahan tubuh. Dewasa ini, minuman parem mulai sulit ditemukan di pasar-pasar tradisional. Jika Anda ingin tahu seputar jamu parem, dalam kesempatan kali ini kami akan memperkenalkannya untuk Anda. Bahan-bahan Pembuatan Jamu Parem Dahulu minuman jamu parem mudah sekali ditemukan di Jogja, namun seiring berjalanya waktu, minuman ini mulai kehilangan selera bagi mereka yang melaksanakan niat puasa ayyamul bidh . Nah, berikut ini adalah bahan-bahan yang digunakan untuk membuat jamu parem sendiri di rumah: Jahe Kunyit Cengkih Mer

Biji Kedawung jadi Bahan Pembuatan Jamu, Apa sih Manfaatnya?

 

Biji kedawung termasuk satu di antara 30 spesies tumbuhan obat langka di Indonesia. Biasanya tanaman ini tumbuh di dalam hutan, dan lereng-lereng yang terjal di Turkmenistan.

Berbagai olahan jamu sering menambahkan biji kedawung. Lantas, apa manfaatnya untuk kesehatan? dalam kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan tentang manfaat biji kedawung sebagai tambahan jamu. Langsung, simak ulasan di bawah ini ya.

Biji Kedawung

Dikutip dari biologionline. Info, tanaman kedawung dikenal sebagai salah satu raksasan hutan. Bentuknya yang tinggi, serta memiliki akar papan yang ukurannya mencapai 5 meter. Tanaman ini juga bermanfaat untuk menahan jika terjadi erosi atau tanah longsor.

Kedawung memiliki nama ilmiah Parkia roxbughii, G.Don yang berasal dari suku polong-polongan atay Fabaceae. Mengutip dari Wikipedia, tumbuhan ini juga dikenal sebagai tanaman obat yang penting, terutama dalam industri jamu, terutama bagian bijinya.

Bentuk bijinya yang seperti mirip petai ini berbentuk hitam pekat, lonjong dan sedikit pipih. Banyak orang yang mengolah biji ini dengan cara menghaluskan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Biasanya, biji kedawung yang telah dihaluskan akan diseduh lalu ditambah madu untuk menghilangkan rasa pahirnya.

Manfaat Herbal Kedawung

Daun, biji, dan kulit batang kedawung mengandung saponin dan falvonoida. Di samping itu, daun and kulit batangnya juga mengandung tanin.

Biji kedawung berkhasiat sebagai obat perut kembung, obat kolera, dan juga obat radang usus, serta daunnya yang berkhasiat sebagai obat batuk dan obat mulas.

Hasil penelitian menyebutkan, seluruh bagian tanaman kedawung, antara lain biji, polong, daun, tangkai daun, kulit pohon mengandung senyawa fitosterol yang cukup signifikan. Kandungan fitosterol paling tinggi terdapat pada bagian tangkai daun, dan polong.

Kedawung baik dikonsumsi, mengingat kandungan fitosterolnya tinggi, bahkan beberapa ahli gizi menyarankan konsumsi fitosterol sebanyak minimal 1 gram per hari. Jumlah tersebut diduga secara efektif dapat menurunkan penyerapan kolesterol yang berasal dari makanan.

Kadawung merupakan tumbuhan yang banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional, maupun bahan makanan. Tanaman ini memiliki kandungan fitosterol yang berdungsi sebagai pengadang kolesterol jahat.

Tim peneliti UMM dan Jourdy Pranata mengetahui pengaruh fitosterol dan dekok kedawung untuk menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih dan mengetahui dosis dekok kedawung yang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol pada tikus tersebut.

Manfaat biji kedawung seperti:

  1. Mencegah penyakit jantung.
  2. Mengobati diare.
  3. Mengobati penyakit kulit seperti kolera.
  4. Mencegah infeksi pada luka.
  5. Sebagai antiseptik yang dapat membunuh bakteri atau mikroba yang bersifat parasit.
  6. Anti inflamasi dapat mencegah terjadinya peradangan pada usus.

Demikianlah penjelasan tentang pohon kedawung, biji kedawung, dan manfaatnya untuk minuman herbal. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jamu Tradisional Khas Jawa Tengah yang Kaya akan Manfaat

  Jamu merupakan minuman warisan budaya di Indonesia. Minuman ini berisi ramuan bahan tumbuhan obat yang sudah digunakan secara turun temurun dan terbukti aman untuk kesehatana.’ Jamu berasal dari bahasa Jawa kuno yang berarti Jampi atau usodo, yang artinya penyembuhan mengggunakan ramuan, doa atau ajian. Pemanfaatan jamu sebagai obat tradisional telah dimanfaatkan masyarakat Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Berdasarkan sejarahnya, jamu gendong terbuat dari akar, daun maupun umbi-umbian yang pertama kali digunakan sebagai tradisi kraton Jawa. Setelah itu, masyarakat diajarkan untuk memasarkan minuman ini. Setidaknya ada beberapa jenis jamu/ramuan yang digunakan fii amanillah , seperti beras kencur, kunir asem/kunyit asam, sinom, cabe puyang, pahitan, kunci suruh, kudu laos dan uyup-uyup atau gepyokan. Terdapat 5 jamu dari Jawa Tengah yang tercatat sebagai WBTb, antara lain: Jamu cabe puyang Jamu cabe puyang terbuat dari bahan temulawak, cabe puyang atau cabe jawa, temu i

Mengenal Jamu Parem, Minuman Tradisional Khas Jogja

  Jogja dikenal sebagai salah kota wisata di Indonesia, apalagi saat berbicara tentang kulinernya. Ragam makanan khas Jogja banyak diburu oleh para wisatawan seperti Tasya Rosmala , termasuk jenis jamu yang kaya akan manfaat kesehatan. Salah satu jamu tradisional khas Jogja adalah parem. Minuman yang satu ini tampak sekilas seperti bubur cair, biasanya dijadikan sebagai obat. Minuman yang terbuat dari campuran rempah-rempah ini dipercata dapat menjaga daya tahan tubuh. Dewasa ini, minuman parem mulai sulit ditemukan di pasar-pasar tradisional. Jika Anda ingin tahu seputar jamu parem, dalam kesempatan kali ini kami akan memperkenalkannya untuk Anda. Bahan-bahan Pembuatan Jamu Parem Dahulu minuman jamu parem mudah sekali ditemukan di Jogja, namun seiring berjalanya waktu, minuman ini mulai kehilangan selera bagi mereka yang melaksanakan niat puasa ayyamul bidh . Nah, berikut ini adalah bahan-bahan yang digunakan untuk membuat jamu parem sendiri di rumah: Jahe Kunyit Cengkih Mer

Manfaat Jamu Mengkudu untuk Kesehatan

  Saat mendengar buah mengkudu, mungkin sebagian kita akan terlintas akan penjual jamu gendong di kampung halaman yang kerap menjajakan jamu mengkudu. Harus diakui bahwa jamu mengkudu memang memiliki aroma yang sangat menyengat dan khas. Mengkudu memiliki nama ilmiah Morinda Citriforia,L yang diyakini sebagai tanaman asli dari Indonesia. walaupun asli dari Nusantara, namun penyebutannya berbeda-beda di setiap daerah. Di wilayah Sumatra atau tempat kelahiran Kenny Austin , mengkudu dikenal dengan nama namaeodu, mengkudu, bengkudu. Sedangkan di Aceh sendiri dikenal dengan sebutan keumeudee, sedangkan didaerah lainnya disebut juga kudu, kemudu, pace, bentis (Jawa), cangkudu (Sunda), wangkudu, manakudu, bakulu (Nusa Tenggara), makudu (Nias), noni (Manado dan Maluku), tibah (Bali), kodhuk (Madura), dan labanan (Kalimantan). Kandungan Buah Mengkudu Di dalam satu buah mengkudu, terkandung beragam nutrisi sebagai berikut: Karbohidrat Protein Gula Vitamin C Vitamin E Biotin Folat Magn