Langsung ke konten utama

Resep Jamu Jahe Jeruk Nipis, Ramuan Ajaib Pereda Demam

  Tahukah kamu ada ramuan ajaib yang terbuat dari hanya dengan dua bahan saja, yaitu jahe dan jeruk nipis? Bahkan cara pembuatannya juga ga sulit loh.  Bahannya mudah ditemukan, bahkan ibu Shenina Cinnamon pasti nyetok bahan ini di kulkas. Tak hanya memberikan manfaat untuk masak, jeruk nipis dan jahe juga bermanfaat baik untuk kesehatan tubuh Anda loh. Maka dari itu ada baiknya Anda menyimak artikel untuk mengetahui bagaimana cara membuat ramuan dari jeruk nipis dan jahe. Langsung simak ulasan di bawah ini yuk. Ramuan Ajaib Jeruk Nipis dan Jahe Siapa sangka bahan yang sering digunakan untuk memasak ini ternyata bisa dibuat sebagai ramuan jamu tradisional. Bahkan, ramuan tersebut juga bida memberikan banyak manfaat untuk Raja Yordania Abdullah II . Adapun manfaat jamu jahe dan jeruk nipis adalah: 1. Menjadi Penambah Energi Jahe merupakan rempah-rempah yang dikenal memiliki banyak khasiat, salah satunya menghangatkan tubuh dan menjadi penambah energi. Meminum air jahe h

Resep dan Manfaat Jamu Brotowali

 

Pernahkan kamu mendengar jamu brotowali? Minuman tradisional Indonesia ini mungkin masih terdengar asing di telinga kita. Namun, satu hal yang perlu kamu tahu tahu bahwa jamu ini memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan.

Brotowali termasuk dalam tanaman obat tradisional yang sudah dimanfaatkan selama bertahun-tahun oleh banyak masyarakat Indonesia untuk menyembuhkan penyakit, salah satunya adalah diabetes.

Brotowali yang mempunyai nama latin Tinospora crispa merupakan tanaman dari keluarga Menispermiaceae. Tanaman ini banyak ditemukan di Asia Tenggara dan India bagian timur laut.

Brotowali mengandung banyak sekali senyawa fitokimia yang dapat melindungi Anda dari berbagai penyakit.

Beberapa senyawa fitokimia yang terkandung dalam brotowali adalah alkaloid, flavonoid, flavon glikosida, triterpen, diterpen, diterpen glikosida, firoditerpen, lakton, sterol, lignan, dan nukleosida.

Banyak sekali penelitian yang sudah dilakukan untuk menggali manfaat brotowali. Namun sayang hanya sedikit sekali yang sudah dilakukan pada manusia.

Manfaat Brotowali bagi Kesehatan

Berkat kandungan nutrisi dan berbagai zat di dalamnya, manfaat brotowali bagi kesehatan tidaklah sedikit. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya:

1. Menurunkan kadar gula darah

Salah satu manfaat brotowali yang sudah dikenal sejak lama adalah sebagai obat herba untuk menurunkan kadar gula darah. Efek ini baik untuk mencegah terjadinya penyakit diabetes.

Manfaat tersebut juga didukung oleh beberapa riset yang menunjukkan bahwa brotowali bisa memperbaiki kinerja hormon insulin dan mencegah terjadinya resistensi insulin, sehingga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Meski demikian, Anda perlu berhati-hati saat menggunakan brotowali untuk mengobati diabetes secara alami karena tanaman ini bisa menimbulkan efek samping berupa kerusakan hati dan hipoglikemia, terutama jika dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan dari dokter.

2. Mencegah kambuhnya gejala alergi

Ada riset yang menyebutkan bahwa konsumsi brotowali terlihat dapat mengurangi gejala alergi, seperti bersin, pilek, gatal-gatal, dan bentol-bentol di kulit. Penelitian tersebut bahkan menunjukkan bahwa brotowali dapat mengurangi kambuhnya penyakit alergi, seperti rhinitis alergi dan eksim.

Meski demikian, perlu diingat bahwa sejauh ini penyakit alergi belum bisa disembuhkan. Alergi hanya bisa dicegah dengan menghindari faktor pemicunya agar gejala alergi tidak sering kambuh.

Jika Anda ingin mencoba menggunakan brotowali untuk mengobati penyakit alergi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Brotowali mengandung antioksidan, vitamin C, dan beragam nutrisi yang diketahui mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun, selain mengonsumsi brotowali, Anda juga perlu menjalani pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan cukup istirahat, untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat.

4. Meredakan peradangan

Brotowali mengandung zat yang bersifat antiradang alami. Berkat kandungan tersebut, tanaman ini telah digunakan sejak lama untuk mengatasi kondisi akibat peradangan, seperti demam dan nyeri di tubuh.

5. Membasmi bakteri dan jamur penyebab infeksi

Brotowali juga diketahui mengandung zat kimia yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

Penelitian di laboratorium bahkan menunjukkan bahwa ekstrak brotowali dapat membunuh dan mencegah pertumbuhan berbagai jenis bakteri dan jamur penyebab infeksi. Akan tetapi, efektivitas manfaat brotowali yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

6. Memelihara kesehatan tulang

Brotowali mengandung kalsium dan fosfor yang baik untuk menjaga kekuatan tulang dan sendi. Tak hanya itu, tanaman ini juga mengandung beragam zat antioksidan yang baik untuk mencegah penyakit osteoporosis dan osteoartritis.

Namun, selain mengonsumsi brotowali, Anda juga perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, mencukupi asupan vitamin D, dan rutin berolahraga, guna menjaga kesehatan dan kekuatan tulang.

7. Mendukung kesehatan dan fungsi hati

Brotowali juga diklaim bermanfaat dalam memelihara kesehatan dan fungsi hati. Manfaat tersebut diduga berkat kandungan zat antioksidan dan antiradang yang terdapat di dalam brotowali.

Meski demikian, manfaat brotowali ini hanya dapat digunakan oleh orang yang sehat. Pada orang yang memiliki penyakit hati atau gangguan fungsi hati, konsumsi brotowali justru berisiko menimbulkan kerusakan hati yang semakin parah.

Oleh karena itu, para penderita penyakit hati sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi brotowali sebagai jamu atau obat herbal.

8. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Brotowali memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.  Beberapa riset di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak brotowali dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.

Sayangnya, hingga saat ini, belum ada studi yang menyebutkan bahwa brotowali aman dan efektif digunakan sebagai obat antikanker.

Resep Jamu Brotowali

Umumnya, jamu brotowali dibuat dengan cara merebus daun menggunakan air mendidih. Namun pada praktiknya, banyak yang menambahkan rempah-rempah atau tanaman herbal lain demi meningkatkan khasiat maupun mengurangi rasa pahit jamu brotowali itu sendiri.

Ibu hamil sangat tidak disarankan minum jamu ini, begitu pula jika Anda mengidap penyakit tertentu dan sedang mengonsumsi obat resep dokter. Jika tidak termasuk golongan keduanya, berikut ini beberapa resep jamu brotowali sesuai dengan manfaat yang dapat Anda coba.

1. Jamu brotowali untuk menurunkan demam

Bahan:

3 gram batang brotowali segar

6 gr daun sembung segar

4 gr daun kumis kucing segar

4 gr lengkuas

110 ml air

Cara membuat:

Cuci bahan-bahan di atas hingga bersih, kemudian didihkan selama 10-15 menit. Setelah matang, diamkan hingga uap menghilang, lalu saring menggunakan kain bersih dan peras. Jamu brotowali ini dapat diminum 1 kali sehari sebanyak 100 ml dan diulang selama 10 hari.

2. Jamu brotowali untuk rematik

Bahan:

2 gr batang brotowali segar

7 gr kencur segar

2 gr biji seledri 5 gr daun jambu monyet muda segar

110 ml air

Cara membuat:

Cuci bahan-bahan hingga bersih, lalu didihkan selama 10-15 menit, matikan kompor. Setelah uap hilang, saring menggunakan kain bersih dan peras. Jamu brotowali ini bisa diminum 1 kali sehari sebanyak 100 ml.

Selain merebusnya, Anda juga bisa meraciknya dengan menghaluskan bahan-bahan dan memberi sedikit air. Bahan yang sudah halus kemudian diperas dengan menggunakan kain kasa hingga diperoleh seperempat cangkir jamu dan diminum 1 kali sehari.

Pola minum jamu brotowali untuk meredakan rematik ini bisa diulang sampai rasa sakit mereda. Sebagai langkah pencegahan rematik kambuh, Anda bisa mengonsumsi ramuan jamu ini seminggu 2 kali.

3. Jamu brotowali untuk atasi gatal-gatal

Cara membuat jamu brotowali untuk mengatasi gatal pada kulit sangat mudah. Anda cukup menyiapkan beberapa helai daun dan batang brotowali, kemudian merebusnya dengan air secukupnya. Gunakan air rebusan tersebut untuk mandi atau berendam hingga gatal-gatal terasa mereda.

4. Jamu brotowali untuk mengobati luka luar

Anda cukup menyiapkan beberapa helai daun brotowali, kemudian menumbuknya hingga halus. Ambil dan tempelkan daun halus tersebut pada bagian kulit yang terluka. Ulangi hingga luka sembuh atau mengering.

Brotowali memang dikenal sebagai tanaman herba yang baik untuk kesehatan. Namun, berbagai klaim manfaat brotowali di atas masih perlu diteliti lebih lanjut karena efektivitas dan efek samping brotowali sebagai pengobatan masih belum diketahui dengan jelas.

Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu bila hendak menggunakan brotowali, terutama jika kamu memiliki riwayat atau sedang menderita penyakit tertentu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Resep Jamu untuk Daya Tahan Tubuh di Musim Pancaroba

Jamu adalah obat alternatif yang teruji memiliki khasiat dan terbuat dari bahan herbal alami. Tradisi turun temurun ini masih dipakai karena jamu tidak menggunakan bahan pengawet sama sekali, serta kita bisa membuatnya sendiri dirumah. Biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan jamu juga sangat tercangkau. Kebanyakan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat jamu, berasal dari dapur masing-masing. Contohnya, jahe, kunyit, asam, dan yang lainnya. Menyebarnya virus Covid 19 serta buruknya kondisi cuaca saat ini, mengharuskan kita untuk menjaga daya tahan tubuh. Disaat seperti inilah kita membutuhkan vitamin dan obat-obatan penambah imunitas tubuh. Namun, merebaknya virus Covid 19 membuat harga obat dan vitamin penunjang daya tahan tubuh naik. Kamu bisa beralih ke jamu tradisional yang khasiatnya tidak kalah dengan obat-obatan berbahan kimia yang memiliki pengawet. Jamu Daya Tahan Tubuh Kamu dapat menambah imunitas tubuhmu dengan jamu daya tahan tubuh. Jika kamu terserang virus Covid 19 pun bi

Cegah Anemia dengan Jamu Penambah Darah

  Banyak penyakit yang bisa diatasi dengan berbagai ramuan herbal atau jamu. salah satunya adalah bagi orang yang mengalami penyakit kurang darah atau anemia. Selain bisa mengonsumsi obat penambah darah yang dijual di apotek, kamu juga bisa mengonsumsi jamu. Beberapa gejala yang bagi penderita anemia adalah mengalami pusing, pingsan, warna kulit memucat, rambut rontok, sesak nafas dan sebagainya. Nah, sekarang kamu bisa mengatasi masalah ini dengan rajin mengonsumsi berbagai bahan alami atau jamu. Apa saja? yuk, simak ulasannya di bawah ini. Lihat juga, Anemia Gravis Rauman Alami atau Jamu Penambah Darah 1. Jus Buah Bit Jamu penambah darah yang pertama bisa kamu dapatkan dari minum jus buah bit. Tahukan kamu bahwa jus buah bit ini memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi? Tidak hanya cocok untuk mengatasi masalah darah rendah atau anemia, buah bit juga kaya akan antioksidan sehingga bisa membuat kulit lebih segar dan glowing. Kamu bisa menambahkan madu untuk mengurasi

Rekomendasi Jamu Asam Urat Tradisional

  Saat kaki Anda tiba-tiba terasa nyeri dan mendadak bengkak, kemungkinan itu penyakit asam urat. Ganguan ini terasa pada daerah persendian dan jempol kaki seseorang. Ketika Anda mengalaminya, kemungkinan akan kesulitan untuk berjalan dan mengganggu aktivitas lainnya. Rasa mengganggu ini tidak perlu Anda khawatirkan lagi, karena berikut kami sampaikan ramuan jamu asam urat tradisional yang mudah untuk dibuat dirumah. penasaran apa saja bahan yang dibutuhkan? Yuk, simak informasi bermanfaat di bawah ini sampai habis ya. Redakan Sakit Asam Urat dengan Jamu Tradisional Asam urat merupakan gangguan radang sendi yang timbul akibat tingginya kadar asam urat di tubuh. Pasalnya, kadar asam urat ini harusnya tetap terjaga dalam kadar normal untuk menghindari rasa nyeri pada sendi, terutama di kaki. Banyak jenis obat yang bisa menurunkan kadar asam urat di tubuh. Salah satunya dengan mengonsumsi obat yang mengandung zat kimia tertentu, tapi terlalu lama mengonsumsi obat ini akan memiliki